Be the real akhwat, my sister!

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Teruntuk adikku tercinta, semoga rahmat, lindungan serta hidayah Allah senantiasa menyertai hidupmu.

Dua hari lagi adalah hari ulang tahunmu yang ke-18. Kalo biasanya abangmu ini selalu memberi kado spesial padamu, kali ini abangmu yang meminta kado darimu. Bukan barang mahal atau segepok uang yang abangmu minta, tapi satu hal yang sungguh abang harapkan darimu adalah Jadilah seorang muslimah sejati. . Rasanya permintaan ini sudah lama terlontar dari bibir ini tapi tak jua kau kabulkan. Permintaan ini semata-mata untuk kebaikanmu wahai adikku.

Sungguh, abangmu sedih melihatmu yang berpakaian tapi belum menutup aurat dengan sempurna, engkau juga tak membatasi pergaulanmu dengan lawan jenis, ditambah lagi ibadah wajib yang sering kau abaikan. Bukankan telah berulang kali abang ingatkan? bukankah engkaupun paham soal itu? Sampai kapan kau akan seperti ini? Cukuplah abangmu ini yang telat sadar dan mendapat hidayah melalui cobaan yang berat. Jangan sampai Allah memberimu hidayah sembari memberi cobaan pula. Bukankah telah banyak nikmatNya yang kau rasakan? Bukankah telah banyak kesempatan yang Dia berikan untukmu berubah enjadi lebih baik?

Abang hanya ingin kau lebih menghargai dirimu sebagai seorang muslimah. Jikalau bukan kau sendiri yang menghargai dirimu bagaimana orang lain akan menghargaimu?sesungguhnya seorang muslimah adalah mahal bak sebuah permata, tak semua orang boleh menyentuh, tak semua orang juga dapat memilikinya. Karenanya, jadilah engkau seorang muslimah yang memiliki kehormatan yang tinggi, karena itu adalah hak semua muslimah yang diberikan Allah.

Kau adalah satu-satunya amanah yang dititipkan Ibu sebelum ia menghadapNya. Jika abangmu ini tak berhasil membimbingmu ke jalan yang benar, sungguh sebuah dosa yang teramat besar yang akan abangmu terima. Sungguh, sampai saat ini abangmu masih memendam rasa bersalah karena belum berhasil mendidikmu menjadi seorang muslimah sejati. Kendati begitu, tak akan putus perjuangan ini abang lakukan. Abang selalu berdoa untuk keselamatanmu, agar kau segera mendapat hidayahNya. Meski rasa tak sabar selalu menghantui tapi semua ini memang sudah rencana Allah. Wahai adikku, janganlah kau persulit hidayahNya menghampirimu.

Wahai adikku, mulai saat ini hijrahlah engkau dari kejahiliahanmu selama ini ke jalan yang indah yang telah Allah persiapkan untukmu. Sudah saatnya engkau kembali ke fitrahmu sebagai seorang muslimah. Jalankanlah semua kewajiban yang Allah amanahkan padamu. Tutuplah auratmu dengan sempurna demi kemuliaanmu. Batasilah pergaulanmu dengan lawan jenis karena sesungguhnya mereka tak pantas untuk mendekatimu karena kau adalah makhluk yang dimuliakan Allah.

Hanya itu yang abangmu minta di hari ultahmu. Tak ada hadiah yang lebih abangmu inginkan kecuali perubahanmu menjadi seorang muslimah yang sempurna. Karenanya raihlah itu! karena sesungguhnya Allah telah mempersiapkan kado yang sangat besar untukmu setelah kau berada di jalanNya.

Abang yang selalu menyayangimu.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi Wabarokatuh

7 Comments »

  1. sangprabo said

    Man, ente ini kok diskriminasi sich? Komen ane kagak ditampil-tampilin ? Ini Endonesa Man, demokratis, menjunjung tinggi perbedaan pendapat, solidaritas, tepa selira, tenggang rasa, senasib sepenanggungan *halah, ndak nyambung*

    Awas, kalo sampe seminggu kagak ditampil-tampilin juga, ane sumpahin ente kagak bisa berangkat haji seumur idup!

  2. studioarchyyue said

    subhanallah…
    beruntunglah wahai adik yang mempunyai abang sebaik dia…
    turutilah keinginan abang mu, umur ga ada yang tahu…
    mumpung nafas masih berhembus, berbaktilah wahai saudaraku…

  3. manalbanjari said

    Sudah menjadi kewajiban seorang abang untuk menjaga dan berusaha yang terbaik untuk adiknya. itulah sebabnya saya sebisa mungkin memberikan yang terbaik untuknya, dan alhamduliilah adikku sudah berhijab dengan sempurna sekarang. Semoga ia istiqomah dan diberi kekuatan oleh Allah SWT. amiin..

  4. sangprabo said

    Yah, walaupun saya pedofil sejati, saya lumayan bersyukur ente jalan mulus2 aje. Hehehe…

    Cultivate your hunger before you idealize.
    Motivate your anger to make them all realize.
    Climbing the mountain, never coming down.
    Break into the contents, never falling down. (Akeboshi – Wind)

  5. mamas said

    ihhhh,,,,,
    ngambil tulisan dari mana siii. bagus pula tu.
    ga sie-sie pernah ngasi panduan cara nulis yang LUMAYAN.
    HEHEHEHE,,,JUST KIDDING!!

  6. manalbanjari said

    to: mamas
    Ihhhh,,,,, bisa aja. yang bagus datangnya dari Allah dan yang jelek datangnya mungkin dari anda….bcanda bro….:p
    jazakallah atas komennya. sering-sering visit my blog ya!

  7. Dina said

    Mas Rahman kerenn banget ๐Ÿ’•๐Ÿ˜Š

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: