klik maka 100rb langsung jadi milik anda!

<script language=”JavaScript1.2″ type=”text/javascript” src=”http://www.usahaweb.com/idevpeels.php?id=7916&peel=3&page=3″></script&gt;

Advertisements

Leave a Comment

Peluang usaha tanpa modah, bahkan dapat 100rb saat daftar,,terbukti..!!!

hanya dengan mengklik http://www.usahaweb.com/idevaffiliate.php?id=7916
trus ikuti tahapan singkatnya

Leave a Comment

MENYUSUN PRIORITAS DENGAN PERTIMBANGAN KEWAJIBAN WAKTU

Bismillaahirrohmaanirrohiiiiiim

Ibnul Jauzi berkata, “Seharusnya manusia mengetahui kemuliaan masanya dan nilai waktunya, sehingga tidak menyia-nyiakannya walaupun sesaat dalam hal-hal yang tidak mendekatkan (diri kepada Allah SWT). Hendaklah mendahulukan yang lebih utama dalam ucapan dan pekerjaan, dan hendaklah niat untuk melakukan kebaikan selalu hadir (di hatinya), tanpa ada kelesuan dalam hal-hal yang tidak mampu dilakukan fisik. Sebagaimana disebutkan dalam hadits. “Niat seseorang itu lebih baik dari amalnya”

Bagaimana Menyusun Prioritas???

Berikut ini adalah salah satu metode yang bisa dilakukan untuk menyusun prioritas.

  1. Tulislah hal-hal yang hendak Anda kerjakan esok hari dalam sebuah tabel (Rencana Kerja Anda dan time schedule-nya)!
  2. Tentukan tingkat urgensinya (bisa dalam bentuk nilai A, B, C)!
  3. tentukan hal-hal yang dapat Anda delegasikan pada orang lain!
  4. Mulailah melakukan prioritas (A), yaitu hal-hal terpenting yang dapat mewujudkan tagret Anda, dan yang paling dekat pada batas waktu akhir, sehingga waktu Anda mengalir pada hal-hal yang paling penting terlebih dahulu!
  5. Letakkan tanda (V) pada hal-hal yang telah selesai dikerjakan (pada tabel Rencana Kerja Harian)!
  6. Pindahkan hal-hal yang belum dapat dituntaskan pada rencana kerja hari berikutnya, dan begitu seterusnya!

Tabel. Rencana Kerja Harian

No

Jam

Yg harus dikerjakan

Prioritas

Yg dpt didelegasikan

Yg terlaksana

Alih kebesok

INGATLAH…!!!!!

Dengan Menyusun Prioritas, Anda…

  • Belajar menghindari pemaksaan diri di atas kewajaran,
  • Memahami kapan dan bagaimana mengatakan “TIDAK”,
  • Tidak memberatkan diri dengan kerja-kerja yang bukan prioritas,
  • Menggunakan waktu Anda secara spesifik.

Comments (2)

TANGGA MENUJU KEBERHASILAN MENGELOLA WAKTU

Bismillaahirrohmaanirrohiiiiiim

Dalam tulisan ini akan dipaparkan tentang kaidah-kaidah aplikatif yang mengantarkan pada kesuksesan mengelola waktu secara bertahap; selangkah demi selangkah sampai pada tingkat mahir dan apik dalam mengelola waktu.

Langkah pertama adalah menganalisis sikap kita terhadap manajemen waktu dan mengenali sejauh mana kemampuan kita dalam mengelola waktu. Langkah ini sangat penting dan mendasar karena tujuannya adalah mengefisiensikan waktu.

Langkah kedua adalah jika manajemen waktu dan efektifitas pemenfaatan waktu kita masih lemah, maka langkah yang mesti dilakukan adalah menghayati urgensi waktu dan sejauh mana kebutuhan kita pada manajemen waktu. Juga, memahami pemanfaatan waktu secara optimal. Artinya optimalisasi hidup kita sebab, waktu merupakan modal dasar. Apabila kita tidak mampu mengelolanya, maka kita tidak akan mampu mengelola sesuatu apapun.

Langkah ketiga adalah belajar menyusun skala prioritas, komitmen pada kewajiban waktu dan mengatasi sikap menunda-nunda pekerjaan.

Langkah keempat adalah mengenali hal-hal yang kita butuhkan dalam mengelola waktu secara efektif dan menjadikannya sebagai pusat perhatian serta titik tolak dalam memulai perubahan.

Langkah kelima adalah mengenali hal-hal yang dapat mengganggu manajemen waktu dan melemahkan kemampuan, sehingga kita dapat menghindarinya.

Langkah keenam adalah kita perlu mengetahui dan meneladani tokoh-tokoh yang berhasil dalam mengelola waktu.

Langkah ketujuh adalah mengenali cara mengatasi hal-hal yang dapat menyia-nyiakan waktu. Biasanya, hal-hal itu muncul dari dua sumber; lingkungan sekitar dan diri kita sendiri.

Langkah kedelapan adalah mengkaji cara meluruskan persepsi kita yang keliru terhadap efisiensi waktu. Di sini kita akan memahami bahwa yang bermasalah bukan waktu, tetapi cara pemanfaatannya.

Langkah kesembilan adalah bagaimana memimpin rapat dengan baik? Sebab, rapat (meeting) merupakan hal terpenting serta sarana komunikasi yang menghabiskan mayoritas waktu direktur.

Langkah kesepuluh adalah bagaimana mendelegasikan kerja dan tanggung jawab secara efektif?

Langkah kesebelas adalah belajar mengoptimalkan waktu santai sebagaimana mengoptimalkan waktu lelah, sebab hidup yang teratur dapat memberi peluang waktu untuk melakukan berbagai hal.

Langkah kedua belas adalah mengkaji contoh-contoh aplikatif tentang manajemen waktu yang efektif dan aplikasinya dilapangan.

Langkah ketiga belas adalah mendidik anak-anak agar menghargai waktu. Sebab, keunggulan kita tersimpan pada kemampuan menjadikan orang-orang sekitar berjalan menuju satu gawang (satu sasaran) bersama kita.

Langkah keempat belas adalah bagaimana melatih orang lain agar mampu memanfaatkan waktu secara optimal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengusulkan program pelatihan untuk meningkatkan perhatian pada urgensi waktu. Juga memberi isyarat pada aspek-aspek peningkatan tersebut.

Demikianlah langkah-langkah yang bisa kita tempuh dalam mengoptimalkan pengelolaan waktu. Mari mulai mengelola dan megefisienkan waktu secara bertahap,selangkah demi selangkah kita lalui dengan sabar dan serius, sebab tradisi baru membutuhkan pemahaman, kesadaran dan kehati-hatian. Karena itu, jangan tergesa-gesa!

Dikutip dari buku “Manajemen Waktu” karya M. Ahmad Abdul Jawwad

Leave a Comment

RENUNGAN TENTANG MANFAAT MANAJEMEN DAN PENGELOLAAN WAKTU

Bismillaahirrohmaanirrohiiiiiim

· Berbagai studi menetapkan bahwa, jika kita mengorganisir target dan hasil, maka 20% waktu dapat mewujudkan 80% prestasi dan hasil. Sebaliknya, 80% waktu hanya dapat mewujudkan 20% prestasi dan hasil apabila kita tidak mengorganisir target dan hasil. (DR. Sayyid Al Hawari, Al Mudir Al Fa’al

· Mengelola waktu secara benar dapat menambah beberapa waktu yang lama dalam hidup Anda. Jika Anda mengoptimalkan pemanfaatan waktu luang Anda sebanyak 15 menit setiap hari, berarti Anda memiliki tambahan 13 hari produktif yang bisa dipakai untuk bekerja dalam setahun. Apabila Anda memanfaatkan waktu luang Anda sebanyak 30 menit sehari, berarti anda memiliki 26 hari produktif dalam setahun. Ini berarti Anda menambahkan waktu kerja satu bulan dalam setahun.

· Waktu ibarat lempengan besi, sejauh mana upaya yang dicurahkan untuk mengelola, mengorganisir dan mengoptimalkannya, maka sejauh itu pula harga yang dimilikinya.

Ilustrasi:

Sebuah lempengan besi seharga 5 dolar, apabila dicetak dalam bentuk tapal kuda harganya menjadi 11 dolar, apabila dicetak dalam bentuk jarum harganya menjadi 355 dolar, apabila dicetak dalam bentuk pisau harganya menjadi 2.285 dolar, apabila dicetak dalam bentuk kerangka jam maka harganya menjadi 250.000 dolar.

Leave a Comment

Be the real akhwat, my sister!

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Teruntuk adikku tercinta, semoga rahmat, lindungan serta hidayah Allah senantiasa menyertai hidupmu.

Dua hari lagi adalah hari ulang tahunmu yang ke-18. Kalo biasanya abangmu ini selalu memberi kado spesial padamu, kali ini abangmu yang meminta kado darimu. Bukan barang mahal atau segepok uang yang abangmu minta, tapi satu hal yang sungguh abang harapkan darimu adalah Jadilah seorang muslimah sejati. . Rasanya permintaan ini sudah lama terlontar dari bibir ini tapi tak jua kau kabulkan. Permintaan ini semata-mata untuk kebaikanmu wahai adikku.

Sungguh, abangmu sedih melihatmu yang berpakaian tapi belum menutup aurat dengan sempurna, engkau juga tak membatasi pergaulanmu dengan lawan jenis, ditambah lagi ibadah wajib yang sering kau abaikan. Bukankan telah berulang kali abang ingatkan? bukankah engkaupun paham soal itu? Sampai kapan kau akan seperti ini? Cukuplah abangmu ini yang telat sadar dan mendapat hidayah melalui cobaan yang berat. Jangan sampai Allah memberimu hidayah sembari memberi cobaan pula. Bukankah telah banyak nikmatNya yang kau rasakan? Bukankah telah banyak kesempatan yang Dia berikan untukmu berubah enjadi lebih baik?

Abang hanya ingin kau lebih menghargai dirimu sebagai seorang muslimah. Jikalau bukan kau sendiri yang menghargai dirimu bagaimana orang lain akan menghargaimu?sesungguhnya seorang muslimah adalah mahal bak sebuah permata, tak semua orang boleh menyentuh, tak semua orang juga dapat memilikinya. Karenanya, jadilah engkau seorang muslimah yang memiliki kehormatan yang tinggi, karena itu adalah hak semua muslimah yang diberikan Allah.

Kau adalah satu-satunya amanah yang dititipkan Ibu sebelum ia menghadapNya. Jika abangmu ini tak berhasil membimbingmu ke jalan yang benar, sungguh sebuah dosa yang teramat besar yang akan abangmu terima. Sungguh, sampai saat ini abangmu masih memendam rasa bersalah karena belum berhasil mendidikmu menjadi seorang muslimah sejati. Kendati begitu, tak akan putus perjuangan ini abang lakukan. Abang selalu berdoa untuk keselamatanmu, agar kau segera mendapat hidayahNya. Meski rasa tak sabar selalu menghantui tapi semua ini memang sudah rencana Allah. Wahai adikku, janganlah kau persulit hidayahNya menghampirimu.

Wahai adikku, mulai saat ini hijrahlah engkau dari kejahiliahanmu selama ini ke jalan yang indah yang telah Allah persiapkan untukmu. Sudah saatnya engkau kembali ke fitrahmu sebagai seorang muslimah. Jalankanlah semua kewajiban yang Allah amanahkan padamu. Tutuplah auratmu dengan sempurna demi kemuliaanmu. Batasilah pergaulanmu dengan lawan jenis karena sesungguhnya mereka tak pantas untuk mendekatimu karena kau adalah makhluk yang dimuliakan Allah.

Hanya itu yang abangmu minta di hari ultahmu. Tak ada hadiah yang lebih abangmu inginkan kecuali perubahanmu menjadi seorang muslimah yang sempurna. Karenanya raihlah itu! karena sesungguhnya Allah telah mempersiapkan kado yang sangat besar untukmu setelah kau berada di jalanNya.

Abang yang selalu menyayangimu.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi Wabarokatuh

Comments (7)

FUTSAL=PRIA SEJATI. BENARKAH???

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM

Jaman sekarang siapa sih yang nggak kenal futsal, olahraga yang dimainkan oleh dua regu dengan pemain 5 orang tiap regunya ini sudah begitu populer di lingkungan kita. Saking populernya, sampai-sampai usaha lapangan futsal kian menjamur belakangan ini. Peminat olahraga ini tidak hanya anak remaja, tapi juga mahasiswa, sampai pegawai perusahaan dan pemerintahan.

Ada hal menarik yang terjadi sewaktu saya dan beberapa teman lainnya diajak salah seorang teman untuk bermain futsal pada jumat pagi yang lalu, merasa kurang hobi dan tidak sempat karena ada jadwal lain pada pagi itu, kami kompak menolak untuk bergabung. Lucunya, sang teman yang mengajak tersebut malah berkata “kalo nggak suka futsal artinya bukan laki-laki tuh alias banci”. Apa hubungannya? Kami jadi bingung waktu mendengar pernyataannya meskipun disampaikan dengan nada bergurau. tapi setidaknya itu adalah pendapat para penggila futsal (nggak semua sih) terhadap orang yang tidak hobi futsal. Wah…dari pengalaman tersebut, rasanya saya dan teman-teman lain yang tidak begitu hobi futsal perlu mengadakan klarifikasi nih…

  1. Pendapat yang mengatakan bahwa laki-laki baru dikatakan sejati kalo punya hobi main sepak bola (futsal-pen). Pemikiran seperti ini kok kedengarannya sempit banget yah. Lalu gimana dengan para perempuan yang hobi juga maen futsal? apa mereka juga dikatakan laki-laki sejati? Pendapat seperti ini sama seperti mengatakan bahwa seorang laki-laki kalo tidak merokok artinya banci. Saya jadi ingat ceramahnya A a’Gym, “sekali-sekali ajak tuh para pria perokok ke tempat mangkalnya banci, justru para banci merokok semua”.
  2. Bukankan dalam Islam sudah jelas bahwa salah satu ciri seorang laki-laki adalah ketika mendengar adzan segera menjawabnya dengan pergi ke mesjid untuk sholat berjamaah. Jaman sekarang banyak lho orang yang mengaku laki-laki sejati tapi ternyata untuk membuka mata saat adzan subuh malah tidak mampu. So, sudah laki-laki kah mereka yang mengaku pria sejati, atau justru mereka yang banci?
  3. Bagaimana dengan laki-laki yang tidak hobi dengan sepak bola? Apa mereka harus dipaksa punya hobi tersebut supaya bisa dibilang pria sejati? Trus, gimana kalo ternyata mereka lebih memilih olahraga bela diri, volly, golf, gulat, dll. Apa mereka bisa dibilang banci? Padahal sepak bola tidak bisa jadi tolak ukur seorang laki-laki dikatakan sejati. Buktinya, saya pernah liat ada lomba sepak bola antar banci pas acara 17an.

Rasanya dengan 3 poin di atas sudah cukup jelas bahwa menganggap laki-laki yang tidak hobi sepak bola bukan pria sejati adalah sebuah justifikasi yang kejam dan merupakan perbuatan zholim. So, bagi mereka yang masih berpikiran seperti itu ada baiknya introspeksi diri anda dulu, parameter untuk mengukur kejantanan seseorang sudah dijelaskan secara rinci oleh agama. Jadi telitilah sebelum membeli…ehh.. berpikirlah sebelum berbicara.

Comments (1)

Older Posts »